Dinporapar Purworejo dan KKN UGM Perkuat Sinergi, Praktik Baik Kecamatan Berdaya Siap Direplikasi
PURWOREJO, – Komitmen membangun generasi muda yang berdaya saing terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan lewat Forum Berbagi Praktik Baik Pelaksanaan Program Kecamatan Berdaya dan Evaluasi Kolaborasi Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 yang digelar di Restoran Pringsewu Purworejo, Rabu (5/8/2026)
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo ini menjadi momentum untuk mengevaluasi hasil kolaborasi sekaligus menyusun strategi pengembangan Program Kecamatan Berdaya agar semakin berdampak bagi masyarakat.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kepramukaan Dinporapar Kabupaten Purworejo, **Eny Widiarti, S.Si.T., M.Kes.**, mengatakan pembangunan kepemudaan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, dunia usaha, hingga masyarakat.
Olahraga
> "Forum ini menjadi ruang untuk berbagi praktik baik, mengevaluasi pelaksanaan program, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar Program Kecamatan Berdaya semakin efektif dan berkelanjutan. Harapannya, model kolaborasi ini dapat direplikasi di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo," ujar Eny.
Ia menjelaskan, Program Kecamatan Berdaya merupakan implementasi Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan yang mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam membangun masyarakat yang mandiri, inovatif, produktif, dan berdaya saing melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Pada tahun 2026, Kabupaten Purworejo menjadi salah satu daerah pelaksanaan kolaborasi KKN UGM dengan Program Kecamatan Berdaya di lima kecamatan, yakni Banyuurip, Grabag, Kaligesing, Loano, dan Ngombol. Berbagai program yang dijalankan mahasiswa bersama pemerintah daerah dan pemerintah desa telah melahirkan inovasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat kapasitas pemuda, serta mengembangkan potensi lokal.
Menurut Eny, pengalaman selama pelaksanaan program menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program pada tahun-tahun mendatang.
"Kami berharap jejaring kolaborasi yang telah terbentuk semakin kuat sehingga pelayanan kepemudaan dapat berjalan lebih optimal dan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah terus meningkat," katanya.
Forum tersebut diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri atas perwakilan 16 kecamatan se-Kabupaten Purworejo, mahasiswa KKN UGM, pemerintah desa lokasi KKN, perangkat daerah terkait, pendamping Program Kecamatan Berdaya, organisasi kepemudaan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan menghadirkan narasumber dari DPRD Kabupaten Purworejo, DPPPAPMD Kabupaten Purworejo, serta Kepala Bidang Kepemudaan dan Kepramukaan Dinporapar Kabupaten Purworejo untuk membahas penguatan kebijakan, strategi implementasi, hingga praktik baik kolaborasi KKN UGM dalam mendukung pembangunan kepemudaan.
Sumber : https://www.pituruhnews.com/2026/08/dinporapar-purworejo-dan-kkn-ugm.html